Yulius Maran adalah praktisi pendidikan, kepala sekolah, penulis, dan pembelajar sepanjang hayat yang memiliki perhatian besar pada pengembangan kepemimpinan pendidikan, karakter, parenting, dan life coaching.
Melalui EPU Study, Yulius Maran berbagi gagasan, refleksi, dan pengalaman yang lahir dari perjalanan panjang dalam dunia pendidikan. Berbagai tulisan yang diterbitkan berfokus pada upaya membangun sekolah yang bertumbuh, pemimpin yang reflektif, serta komunitas belajar yang berdampak.
Selain aktif menulis artikel pendidikan, Yulius Maran juga menulis buku, mengembangkan program pelatihan, dan membagikan berbagai praktik baik yang dapat membantu guru, kepala sekolah, orang tua, dan masyarakat pendidikan.
Perubahan besar selalu dimulai dari kemampuan mengelola diri. Bersyukur mendapat kesempatan berbagi praktik baik bersama para Kepala SMA Swasta dan Negeri di lingkungan Sudin Jakarta Barat tentang pentingnya regulasi diri. Dalam sesi ini saya membagikan praktik yang kami inisiasi di SMA Regina Pacis, yaitu SEMEDI (10 Menit Bersama Diri)—sebuah ruang sederhana untuk berhenti sejenak, merefleksi, dan menyadari diri sebelum mengambil langkah. Karena sekolah yang hebat lahir dari pemimpin yang terlebih dahulu mampu memimpin dirinya sendiri.
Artikel Terbaru
Baca selengkapnya di: www.kompasiana.com/marants
Oleh Yulius Maran
Masa depan pendidikan sering kali dimulai dari hal yang sederhana: cara kita menyambut seorang anak pada hari pertamanya di sekolah. Menjelang pelaksanaan MPLS 2026, sekolah-sekolah di Indonesia diajak memaknai kembali orientasi bukan sebagai seremoni tahunan, melainkan sebagai pintu masuk untuk membangun budaya sekolah yang aman, inklusif, dan berkarakter. Sebuah new way memandang sekolah sebagai rumah kedua bagi setiap murid. Baca selengkapnya di Kompasiana.