Pagi itu, suasana di ruang audiotorium Gedung Adikara Niat Sekolah Regina Pacis Jakarta dipenuhi oleh antusiasme dan harapan. 81,5 % Orangtua/wali peserta didik kelas X, XI dan XII berkumpul di auditorium untuk menghadiri pertemuan rutin antara orangtua dan sekolah yang diadakan setiap awal semester. Parent Teacher Meeting (PTM) ini bertujuan untuk memperkenalkan tim pengajar, memberikan informasi tentang program sekolah, dan berdiskusi tentang strategi pembelajaran yang lebih baik bagi para siswa serta mengkomunikasi program character building.
Kepala Sekolah, Mr Maran, membuka pertemuan dengan sambutan hangatnya. Dia menyampaikan rasa terima kasih atas partisipasi aktif orangtua dalam mendukung proses pendidikan anak-anak mereka. Selain itu, Pak Maran memperkenalkan squad SMA tahun ajaran 2023-2024 yang dimulai dengan memperkenal diri sebagai kepala sekolah baru, para guru, tenaga admin dan para pegawai. Tepukan riuh orangtua ketika Pak Maran menyampaikan bahwa tahun ini akan ada 3 guru ekspatriat dan satu guru english native.
Salah satu momen paling menarik dalam pertemuan ini adalah presentasi tentang arah strategis SMA Regina Pacis tahun ajaran 2023-2024. Diantaranya tentang lima pillar kurikulum Recis, yakni: Kurikulum Nasional, Kurikulum Internasional, Character Building, Transformasi Digital dan Future Skill. "Dalam pengembangan karakter kami memulai sebuah kebiasaan baru untuk semua warga sekolah yakni SEMEDI: Sepuluh Menit dengan diri yang dilakukan setiap hari pada pukul 13.50 - 14.00 WIB." Silakan Bapak dan Ibu mau obrolan dengan putra-putirnya di rumah, misalnya mulai dengan pemantik, apa refleksimu hari ini nak? lanjut Pak Maran memberikan contoh.
Ibu Tyas, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, dengan semangat menjelaskan tentang pendekatan pembelajaran terkini yang fokus pada kreativitas dan project. Ia juga menyampaikan rencana pengembangan kurikulum dengan beberapa program unggulan seperti READY. Lebih lanjut paparan Bidang Kesiswaan yang disampaikan oleh Bu Erika tidak kala menariknya dengan melibatkan peserta didik dalam presentasinya yang menjadikan semakin bermakna dan ditutup dengan sosialisasi program unggulan kesiswaan STARVERSE yang disampaikan langsung oleh ketua Osis Jessica Winarto. Selanjutnya presentasi Pengembangan Karakter disampaikan oleh Ibu Lies dengan mengajak para orangtua/wali murid menuliskan harapan mereka tentang karakter seperti apa yang mereka harapkan tumbuh dari putra-putrinya.
Setelah presentasi, sesi tanya jawab pun dibuka. Orangtua dengan antusias bertanya tentang detail program, evaluasi pembelajaran, dan strategi sekolah dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan. Tim pengajar memberikan jawaban yang jelas dan memuaskan, menjelaskan bahwa partisipasi orangtua adalah kunci dalam meraih keberhasilan siswa. Segitiga ajaib harus selalu disadari dalam membangun komunikasi yang baik antara sekolah, orangtua dan peserta didik. Segita ajaib mesti dibangun sejak awal tahun pelajaran agar proses pembelajaran dan komunikasi selama satu pelajaran terus memberi dampak.
Selain itu, pertemuan juga menyampaikan informasi mengenai berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang akan diadakan selama semester ini. visualisasi ekstrakurikuler hadir memperkenalkan program mereka dan kegiatan baru dan cara yang begitu unik. Representasi 4 peserta didik membawakannya dalam 4 bahasa: Indonesia, Mandarin, Jerman dan Jepang.
Pertemuan ini juga menjadi kesempatan bagi orangtua untuk bertemu dengan guru kelas dan wali kelas anak-anak mereka secara pribadi. Diskusi ini membantu orangtua memahami perkembangan akademik dan perilaku siswa mereka, serta memberikan masukan berharga untuk memahami kebutuhan individual setiap siswa.
Sebagai penutup di sesi tanya jawab, Pak Maran mengingatkan semua orangtua untuk tetap berkomunikasi dengan pihak sekolah secara terbuka. Orangtua diingatkan untuk menghadiri pertemuan rutin, mengikuti perkembangan akademik anak mereka, dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan sekolah. Semua langkah tersebut diakui sebagai kunci keberhasilan kolaborasi antara sekolah dan orangtua dalam membentuk generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing. inilah misteri segita ajaib komunikasi yang perlu dimaknai dan dihidupi.
Pertemuan orangtua dan sekolah di SMA Regina Pacis Jakarta berakhir dengan harapan besar untuk masa depan pendidikan yang lebih baik. Band Melomaniacs menutup rangkaian kegiatan hari itu dengan 4 lagu yang memukai para hadirin. Mereka adalah Lovisca Marshal Tambunan ( XII IPA 1 / St. Padre Pio ) : vokalis, Christoforus Revandra ( XII IPS / St. Felix ): vokalis, Yesaya Alexander Nugroho ( XII IPA 2 / St. Agnes ) : gitar, Mikael Alexander Adikara Purnama ( XII St. Agnes / MIPA: keyboard, Raphael Angelo Adikara Purnama ( XII St. Padre Pio / MIPA 1 ): gitar, Vincentius Nathaniel Kenzie Tumewu ( XII IPS / St. Felix ) : drum, Nicholas Axel Nathaniel Sugiarto ( XII St. Agnes / IPA 2 ): bass.
Orangtua meninggalkan Auditorium sekolah dengan semangat dan komitmen untuk mendukung proses pembelajaran anak-anak mereka.
@newmarants-IG